Manakala
anda punya usaha dan usaha tersebut sudah mulai menghasilkan laba, janganlah
terburu-buru menggunakan uang tersebut untuk memperbaiki teras rumah, tukar
tambah kendaraan, membeli HP atau TV baru atau apapun yang membuat uang anda
lenyap begitu saja. Ingat, sebagian besar keinginan untuk belanja ternyata
adalah hanya keinginan saja, bukan kebutuhan. Nah, kebutuhan anda sekarang
adalah membuat uang anda beranak pinak dengan cara bisnis
Showing posts with label KEGIATAN. Show all posts
Showing posts with label KEGIATAN. Show all posts
Monday, April 18, 2016
Sisihkan Uang Hasil Bisnis Untuk Pengembangan Bisnis
Labels:
analisa usaha,
Artikel,
KEGIATAN,
KEUANGAN,
komunitas wirausaha,
mental wirausaha,
pengembangan bisnis,
training wirausaha,
wirausaha di era MEA
Sunday, February 21, 2016
IES Kerjasama dengan Tokopedia
Bertempat di kantor pusat Tokopedia Jl S Parman Jakarta, Sabtu, 13
Februari 2016, anggota Komunitas Wirausaha Indonesia/ Indonesian Entrepreneur Society (IES) dan RWP
Group berkumpul untuk mengikuti acara bertajuk Tokopedia Meet up yang
dikemas dalam bentuk seminar dan workshop tentang kiat sukses memperluas
jangkauan bisnis lewat Tokopedia. Acara diikuti oleh sekitar 50 orang
anggota dari Jabodetabek dan beberapa daerah antara lain Semarang,
Bandung, Padang, Salatiga dan sebagainya. Acara ini tidak dipungut
biaya, bahkan peserta mendapat snack dan aneka doorprize menarik.
Acara diawali dengan penjelasan mengenai perkembangan tokopedia dan kiat sukses berjualan lewat tokopedia oleh Dini Ghaisani beserta tim. Tokopedia adalah perusahaan penyelenggara e-commerce yang berkembang sangat pesat. Belum lama ini tokopedia mendapat suntikan dana investasi sebesar 100 juta USD, sebuah bentuk kepercayaan akan masa depan pengembangan tokopedia. Semua orang bisa buka toko dan berjualan di Tokopedia secara gratis. Bagi IES, tokopedia bukanlah hal yang asing, karena sudah sering menyelenggarakan workshop toko online, dimana sempat beberapa kali membahas topik tentang kiat berjualan di Tokopedia. Sudjono Af, salah satu mentor IES, telah berpengalaman membuka usaha berjualan majalah Kereta Api dan berbagai pernak pernik tentang kereta api, dimana pembelinya ada yang berapa di luar negeri.
Acara diawali dengan penjelasan mengenai perkembangan tokopedia dan kiat sukses berjualan lewat tokopedia oleh Dini Ghaisani beserta tim. Tokopedia adalah perusahaan penyelenggara e-commerce yang berkembang sangat pesat. Belum lama ini tokopedia mendapat suntikan dana investasi sebesar 100 juta USD, sebuah bentuk kepercayaan akan masa depan pengembangan tokopedia. Semua orang bisa buka toko dan berjualan di Tokopedia secara gratis. Bagi IES, tokopedia bukanlah hal yang asing, karena sudah sering menyelenggarakan workshop toko online, dimana sempat beberapa kali membahas topik tentang kiat berjualan di Tokopedia. Sudjono Af, salah satu mentor IES, telah berpengalaman membuka usaha berjualan majalah Kereta Api dan berbagai pernak pernik tentang kereta api, dimana pembelinya ada yang berapa di luar negeri.
Monday, June 1, 2015
Seminar Wirausaha "Bisnis di Era MEA"
Sabtu, 30 Mei 2015, Direktur Indonesian Entrepreneur Society (IES) Bambang Suharno tampil sebagai pembicara tunggal pada
seminar wirausaha yang diselenggarakan Mahasiswa Program Magister
Manajemen Universitas Bhayangkara. Acara yang mengambil tema "Kiat Jitu
Memulai dan Mengembangkan Usaha dalam skala Mikro dan Menengah Menuju
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)" ini berlangsung di sebuah restoran taman di Bekasi dan diikuti
oleh 70an peserta dari mahasiswa S2, S1, serta utusan dari beberapa
kampus di wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Acara dibuka oleh Direktur Pascasarjana Universitas Bhayangkara Dr. Anton Wachidin Widjaya SE MM. Dalam presentasinya Bambang menjelaskan mengenai keunggulan Indonesia dalam persaingan antar negara ASEAN antara lain sektor pariwisata, ekonomi kreatif, industri kuliner, sektor perikanan dan kelautan. "Pariwisata di Indonesia sungguh luar biasa, namun kita sendiri kurang menyadari sehingga kita merasa seolah-olah keindahan Indonesia dengan budayanya yang beraneka ragam, kita anggap sebagai hal biasa," kata Bambang.
Ia menambahkan, Malaysia penduduknya 25 juta, jumlah wisatawannya 25 juta. Indonesia berpenduduk 240 juta, jumlah wisatawan asingnya juga 25 juta. "Ini berarti kita masih punya peluang yang sangat besar untuk meraih perkembangan ekonomi dari dunia wisata," katanya.
Bambang menegaskan, soal kemampuan daya saing negara adalah tanggungjawab pemerintah. Masyarakat, dalam hal ini dunia usaha, hanya berusaha sebaik mungkin untuk menangkap peluang yang ada. Maka pemerintah perlu peka terhadap apa yang dialami dunia usaha.
Dalam hal kiat bersaing, ia menyampaikan beberapa kasus yang membuat
pelaku usaha tidak takut bersaing dalam situasi apapun. Ia menyampaikan
strategi monopoli positif yang dilakukan oleh banyak pebisnis sukses,
antara lain Gramedia, Starbuck, Bioskop 21 dan sebagainya. usaha mereka
nyaris tidak bisa tersaingi , bisa dikatakan bebas menentukan harga
seenaknya, tapi tetap laris. Bagaimana rahasianya bambang menguraikan
dalam sesi akhir dari seminar ini.
Peserta sangat antusias menyimak paparan Bambang dan karena waktunya terbatas beberapa penanya belum sempat memberikan pertanyaannya. Dalam sesi akhir, Aditya Maulana, salah satu anggota Indonesian Entrepreneur Society (IES) yang merupakan wadah yang didirikan Bambang Suharno, menyampaikan pengalaman berwirausaha melalui sistem online. Aditya menjalankan beberapa bisnis salah satunya berjualan herbal secara online. Menurut Aditya, bisnis secara online ini sangat tepat sebagai sarana untuk memasarkan produk ke berbagai negara di era MEA nanti.
Acara dibuka oleh Direktur Pascasarjana Universitas Bhayangkara Dr. Anton Wachidin Widjaya SE MM. Dalam presentasinya Bambang menjelaskan mengenai keunggulan Indonesia dalam persaingan antar negara ASEAN antara lain sektor pariwisata, ekonomi kreatif, industri kuliner, sektor perikanan dan kelautan. "Pariwisata di Indonesia sungguh luar biasa, namun kita sendiri kurang menyadari sehingga kita merasa seolah-olah keindahan Indonesia dengan budayanya yang beraneka ragam, kita anggap sebagai hal biasa," kata Bambang.
Ia menambahkan, Malaysia penduduknya 25 juta, jumlah wisatawannya 25 juta. Indonesia berpenduduk 240 juta, jumlah wisatawan asingnya juga 25 juta. "Ini berarti kita masih punya peluang yang sangat besar untuk meraih perkembangan ekonomi dari dunia wisata," katanya.
Bambang menegaskan, soal kemampuan daya saing negara adalah tanggungjawab pemerintah. Masyarakat, dalam hal ini dunia usaha, hanya berusaha sebaik mungkin untuk menangkap peluang yang ada. Maka pemerintah perlu peka terhadap apa yang dialami dunia usaha.
| Dr Anton (kanan) meberi cindera mata ke Bambang Suharno |
Peserta sangat antusias menyimak paparan Bambang dan karena waktunya terbatas beberapa penanya belum sempat memberikan pertanyaannya. Dalam sesi akhir, Aditya Maulana, salah satu anggota Indonesian Entrepreneur Society (IES) yang merupakan wadah yang didirikan Bambang Suharno, menyampaikan pengalaman berwirausaha melalui sistem online. Aditya menjalankan beberapa bisnis salah satunya berjualan herbal secara online. Menurut Aditya, bisnis secara online ini sangat tepat sebagai sarana untuk memasarkan produk ke berbagai negara di era MEA nanti.
Thursday, April 28, 2011
Pesta Wirausaha UKM 2011
Ada info menarik buat rekan-rekan yang ingin menambah wawasan mengenai wirausaha yaitu Majalah Info Franchise Indonesia & Tabloid Business Opportunity akan menyelenggarakan event tahunan dengan tajuk PESTA WIRAUSAHA UKM 2011. Event ini akan dihadiri sekitar 300 - 400 audiens yang diantaranya adalah para pelaku usaha UKM, calon wirausahan dengan konsep PELATIHAN, TALKSHOW, KLINIK KONSULTASI & SEMINAR.
Dengan mengikuti event ini rekan-rekan juga dapat berkonsultasi & mendapatkan edukasi dari narasumber mengenai Cara Mengembangkan SDM, Cara Menjadi Mitra Binaan Perusahaan Negara, Cara Mendaftarkan Merk, Solusi Modal Usaha, dll. Adapun acara tersebut diselenggarakan pada :
Hari/tanggal : Sabtu, 28 Mei 2011
Tempat : Mawar Room, Balai Kartini
Jl. Jend. Gatot Subroto Jakarta Pusat
Waktu : 09.00 – 17.00 wib
Investasi : Rp. 200.000,-
NB : Bagi rekan-rekan yang mau hadir di acara tersebut dapat menghubungi IES di 021.70228877 untuk pendaftarannya karena peserta terbatas.(untuk mendapatkan no.kursi).
--------------------------------------------------
RUNDOWN ACARA
Sesi I (Pembukaan)
1. 09.00 – 09.15 Pembukaan oleh Kementerian Koperasi & UKM*
2. 09.15 – 09.45 Sambutan Bapak Erwin Aksa, Ketua HIPMI. Tema
“Entrepreneurship”
Sesi II (Pelatihan)
1. 09.46 – 10.30 Pelatihan “Cara Mengembangkan Sumber Daya manusia” oleh
Stanley Setia Atmadja (CEO ADIRA FINANCE)*
2. 10.31 – 11.15 Pelatihan “Cara Melakukan Promosi Yang Efektif” oleh
Hewlett Packard Indonesia
3. 11.16 – 12.00 Pelatihan “Cara Mendapatkan Modal Usaha Melalui Lembaga
Syariah” oleh Bank Indonesia Syariah
4. 12.01 – 13.00 BREAK & KLINIK KONSULTASI**
5. 13.01 – 13.45 Pelatihan “Kreatif Marketing Untuk Mendongkrak Penjualan
Oleh Fabian Gelael (KFC Indonesia)*
6. 13.46 – 14.30 Pelatihan “Cara Membiakan & Memperluas jaringan Usaha”
Oleh Tri Raharjo (Kelompok Media Franchise)
Session III (Talkshow)
1. 14.31 – 15.15 Talkshow “Cara Menjadi Mitra Binaan BUMN”
2. 15.16 – 16.15 BREAK/KLINIK KONSULTASI**
Session IV (Seminar)
1. 16.16 – 17.15 Seminar “Jalan Menuju Jadi Milyader” oleh Happy Trenggono,
Milyader Muda Indonesia
Dengan mengikuti event ini rekan-rekan juga dapat berkonsultasi & mendapatkan edukasi dari narasumber mengenai Cara Mengembangkan SDM, Cara Menjadi Mitra Binaan Perusahaan Negara, Cara Mendaftarkan Merk, Solusi Modal Usaha, dll. Adapun acara tersebut diselenggarakan pada :
Hari/tanggal : Sabtu, 28 Mei 2011
Tempat : Mawar Room, Balai Kartini
Jl. Jend. Gatot Subroto Jakarta Pusat
Waktu : 09.00 – 17.00 wib
Investasi : Rp. 200.000,-
NB : Bagi rekan-rekan yang mau hadir di acara tersebut dapat menghubungi IES di 021.70228877 untuk pendaftarannya karena peserta terbatas.(untuk mendapatkan no.kursi).
--------------------------------------------------
RUNDOWN ACARA
Sesi I (Pembukaan)
1. 09.00 – 09.15 Pembukaan oleh Kementerian Koperasi & UKM*
2. 09.15 – 09.45 Sambutan Bapak Erwin Aksa, Ketua HIPMI. Tema
“Entrepreneurship”
Sesi II (Pelatihan)
1. 09.46 – 10.30 Pelatihan “Cara Mengembangkan Sumber Daya manusia” oleh
Stanley Setia Atmadja (CEO ADIRA FINANCE)*
2. 10.31 – 11.15 Pelatihan “Cara Melakukan Promosi Yang Efektif” oleh
Hewlett Packard Indonesia
3. 11.16 – 12.00 Pelatihan “Cara Mendapatkan Modal Usaha Melalui Lembaga
Syariah” oleh Bank Indonesia Syariah
4. 12.01 – 13.00 BREAK & KLINIK KONSULTASI**
5. 13.01 – 13.45 Pelatihan “Kreatif Marketing Untuk Mendongkrak Penjualan
Oleh Fabian Gelael (KFC Indonesia)*
6. 13.46 – 14.30 Pelatihan “Cara Membiakan & Memperluas jaringan Usaha”
Oleh Tri Raharjo (Kelompok Media Franchise)
Session III (Talkshow)
1. 14.31 – 15.15 Talkshow “Cara Menjadi Mitra Binaan BUMN”
2. 15.16 – 16.15 BREAK/KLINIK KONSULTASI**
Session IV (Seminar)
1. 16.16 – 17.15 Seminar “Jalan Menuju Jadi Milyader” oleh Happy Trenggono,
Milyader Muda Indonesia
Subscribe to:
Posts (Atom)

